Murray Minta Dilatih Becker?
Selasa, 16 November 2010 - 12:27 wib
Andy Murray/ Foto: Daylife
LONDON – Andy Murray masih kebingungan mencari pelatih. Namun belakangan dia disebut-sebut tengah mendekati Boris Becker.
Petenis asal Skotlandia tidak memiliki pelatih tetap sejak mundurnya Miles Maclagan usai Wimbledon lalu. Meskipun mengaku tidak buru-buru mencari pengganti, tapi belum lama ini dia mengaku tengah mempertimbangkan Becker untuk menjadi pelatihnya.
“Saya belum memikirkannya, tapi saya juga tidak boleh melupakan Becker. Banyak petenis hebat di masa lalu yang bisa membantu saya, mungkin saja dia jadi salah satunya,” seru Murray seperti dikutip ESPN, Selasa (16/11/2010).
Murray yang kini turun ke peringkat kelima ranking ATP karena dikalahkan oleh Gael Monfils pada semifinal Paris Masters 2010 pekan kemarin mulai menatap perhelatan ATP World Tour Finals. Dia menyatakan lebih senang jika nantinya berhadapan dengan Rafael Nadal ketimbang Roger Federer pada turnemen yang akan dilangsungkan di O2 Arena, London.
“Saya berhasil mengalahkan Federer beberapa kali, sedangkan Nadal hanya beberapa kali saja. Walau rekor saya buruk ketika bertemu Nadal, namun saya senang berhadapan dengannya. Saya suka permainan reli,” tuntasnya.(msy)
"Red Bull Tim Terbaik di Dunia"
Selasa, 16 November 2010 - 12:17 wib
Foto: Christian Horner bersama Adrian Newey dan Sebastian Vettel (Daylife)
MILTON KEYNES - Atmosfer kebahagiaan masih terus menyelimuti kubu Milton Keynes. Bahkan Tim Principal Christian Horner mengklaim Red Bull adalah tim yang terbaik di dunia.
Di musim ini, Red Bull memanen hasil kerja keras mereka. Tim banteng merah berhasil mengawinkan gelar juara konstruktor dengan juara pembalap yang diraih Sebastian Vettel.
Wajar jika sebagai tim principal, Horner merasa bangga atas perolehan yang diraih timnya. Bahkan dengan menyabet dua gelar juara sekaligus, Horner tak segan mengklaim Red Bull adalah tim yang terbaik di dunia.
“Ini perfoma tim yang hebat. Ini tim yang masih sangat muda dan saya bangga atas perolehan ini. Kini saya bisa percaya bahwa Red Bull adalah tim yang terbaik di dunia ” ujarnya kepada Autosport, Selasa (16/11/2010).
“Kami mempunyai dukungan yang hebat dari kru Red Bul dan Dietrich Mateschitz (owner). Saya menyadari bahwa ada antusiasme yang besar dari para anggota tim di Milton Keynes atas gelar juara ini. Tentunya kami pantas untuk membanggakan tim,” tambah Horner.
"Vettel Bisa Lebih Baik Lagi"
Selasa, 16 November 2010 - 12:12 wib
Foto: Sebastian Vettel (tengah)/ Daylife
MILTON KEYNES – Dengan menyandang gelar juara dunia, Sebastian Vettel akan menjadi pembalap yang lebih baik lagi di musim depan. Demikian pendapat yang dilontarkan oleh tim konsultan Helmut Marko.
Awalnya, tidak ada yang mengira Vettel akan meraih gelar juara di usianya yang masih sangat muda, 23 tahun 135 hari. Namun pembalap asal Jerman itu berhasil menjawab semua keraguan.
Bukan hanya Vettel, Red Bull pun turut merasa bahagia dan bangga atas prestasi yang ditorehkan pembalapnya. Marko menjamin, Vettel akan menjadi pembalap yang lebih baik dan dewasa setelah berhasil menyandang gelar juara.
“Saya menyadari bahwa dia menjalani balapan yang sulit, seperti di Turki, Monte Carlo dan Barcelona. Kemudian, dia mengalami masalah di Budapest. Begitu juga di Korea yang merupakan situasi sangat sulit, namun dia tidak pernah menyerah dan tidak kehilangan fokus,” ujar Horner.
“Menurut saya dia akan lebih dewasa dan lebih santai setelah mendapatkan gelar juara ini. Maka kami akan melihatnya nanti di musim depan,” tambahnya kepada Autosport, Selasa (16/11/2010).
(fmh)
Margarito: Pacquiao Petarung Terbaik
Selasa, 16 November 2010 - 11:41 wib
Antonio Margarito & Manny Pacquiao/ Foto: Daylife
LAS VEGAS – Antonio Margarito menerima kekalahannya dari Manny Pacquiao dengan lapang dada. Dia sekarang bahkan memuji sang lawan.
Kedua petinju naik ring pada Minggu (14/11/2010). Dalam duel perebutan gelar juara kelas menengah super versi WBC, petinju berjuluk Pacman menang angka mutlak 120-108, 118-110, 119-109 atas Margarito.
Usai pertarungan Margarito dilarikan ke rumah sakit karena menderita keretakan tulang pelipis. Untungnya, hal itu tidak membuat pentinju asal Meksiko sakit hati, dia malah balik memuji.
“Saya sudah mengerahkan segala daya, tapi sungguh sial saya tidak dapat meraih kemenangan dari petarung terbaik di dunia,” seru Maragarito seperti dikutip Boxing Scene, Selasa (16/11/2010).
Pacquiao yang juga tercatat sebagai anggota dewan Filipina sempat meminta wasit menghentikan pertarungan karena melihat lawan sudah cedera parah. Margarito sendiri coba memberikan penjelasan.
“Sudah saya katakan dari awal, saya tidak akan pernah berhenti dan akan berusaha memenangkan setiap pertarungan hingga detik terakhir,” cetusnya.(msy)
Hamilton Tidak Tertarik ke Red Bull
Selasa, 16 November 2010 - 11:35 wib
Lewis Hamilton bersama kekasihnya Nicole Scherzinger/ Foto: Daylife
WOKING – Meskipun disebut memiliki mobil terbaik, namun Red Bull tetap tidak mampu menarik minat Lewis Hamilton.
Red Bull kini menjelma sebagai salah satu tim papan atas di ajang Formula One (F1). Garansinya adalah dua titel juara konstruktor serta pembalap yang baru saja diraih.
Atas dasar itu banyak pembalap tertarik bergabung dengan tim berlisensi Austria. Tapi tidak demikian dengan Hamilton yang kini masih berstatus pembalap McLaren.
“Tidak ada sedikitpun keinginan bergabung ke Red Bull. Tidak ada karakter di sana, bagi saya tim yang memiliki citra hanyalah McLaren,” ketus Hamilton seperti dikutip The Mirror, Selasa (16/11/2010).
“Red Bull memang fantastis. Saya tentu ingin punya mobil sebagus mereka,” sambungnya.
“Tapi saya mengidolakan Ayrton Senna dan selalu ingin menjadi bagian tim yang pernah dibelanya,” pugkas pemuda asal Inggris.(msy)
Ferrari Gagal, Domenicali Kecewa
Selasa, 16 November 2010 - 10:47 wib
Foto: Stefano Domenicali (Daylife)
MARANELLO - Team principal Stefano Domenicali mengaku sangat kecewa ketika melihat Fernando Alonso gagal meraih gelar juara dunia musim ini.
Sebenarnya, Alonso hanya membutuhkan finis di urutan keempat di Abu Dhabi untuk mengamankan gelar juara ketiganya. Namun sayang, akibat strategi yang salah, pembalap asal Spanyol itu harus merosot ke urutan ketujuh dan berada di peringkat kedua klasemen.
Kendati masih menyisakan rasa kekecewaan, Domenicali menegaskan bahwa Ferrari harus segera bangkit kembali dan mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi balapan musim depan.
“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Vettel karena keberhasilannya. Saya merasa sangat kecewa. Ketika berada di sana dan melihat apa yang dilakukan, tentunya akan terasa sangat sakit,” ujarnya.
“Tentunya ini balapan yang buruk untuk kami. Namun setelah kegagalan ini, yang bisa dilakukan adalah berusaha lebih baik lagi untuk musim depan. Pasalnya kami mempunyai semua elemen untuk bisa melakukannya,” jelasnya.jelasnya kepada Autosport, Selasa (16/11/2010).
“Kami menyadari bahwa kami harus bangkit lagi dan hal ini yang ingin saya sampaikan kepada Fernando karena dia mempunyai musim yang luar biasa. Dia selalu berusaha dan tidak pernah menyerah. Saya turut sedih atas kegagalannya,” tambahnya.
(fmh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar